kepada cinta yang ja(t)uh,
kita semestinya tidak menakar,
karena cinta kita telah mengakar
kepada cinta yang ja(t)uh,
kita semestinya tidak mengukur,
lahan rindu siapa yang paling subur
kepada cinta yang ja(t)uh,
kita semestinya "saling",
bukan bersaing untuk menjaddi yang "paling"
kepada cinta yang ja(t)uh,
di sini rindu walau jauh,
dekap walau rapuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar