entah ini pertemuan yang keberapa kali
mereka menjadi sangat akrab. hangat.
mereka tidak mau lepas satu sama lain
malamlah yang menguatkan rindu, begitupun rindu yang membuat malam tak lekang
ia kekal dalam hasrat pertemuan yang kian menggebu, yang meraja tubuh bisu-kaku
rindu dan malam bermain dua puluh enam aksara, yang hanya diketahui oleh mereka
yang dimainkan di dalam kepalaku dan yang isinya kamu
rindu seolah-olah mengubah malam menjadi lagu
dan malam memainkan simfoni rindu dengan partitur - partitur yang puisi
aku sangat merindukanmu kekasih. sangat.
melebihi malam yang memelukmu erat dengan mata mimpi yang tak memejam
aku rindu kamu
(malam, 23.50 wita - kepadamu yang kurindu)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar